“Sementara kami terus mengambil tindakan untuk melindungi kepentingan serta nilai-nilai kami dan para sekutu serta mitra kami, kami juga menggunakan diplomasi tatap muka dengan China untuk mengomunikasikan secara jelas dan langsung sikap dan niat kami, dan mencapai kemajuan dalam isu-isu bilateral, regional dan global yang penting bagi rakyat Amerika dan dunia,” kata seorang juru bicara Departemen Luar Negeri kepada VOA.
Seorang juru bicara dari Kementerian Luar Negeri China mengatakan Ma juga akan “berinteraksi dan berkomunikasi dengan semua perwakilan dari berbagai sektor di AS,” selama kunjungannya ke AS dari 30 Mei hingga 2 Juni.
Sewaktu berada di Beijing bulan lalu, Blinken mengemukakan “keprihatinan serius” terkait dukungan China bagi industri pertahanan Rusia, dan memperingatkan para pemimpin China bahwa Washington dapat menjatuhkan sanksi-sanksi terkait hal tersebut.








