Bupati Subandi Tegas: Pilkades Jangan Jadi Ajang Korupsi dan Adu Domba Warga Desa!

  • Whatsapp

SIDOARJO | DN – Sebanyak 230 calon kepala desa (cakades) yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Sidoarjo mengikuti pembekalan di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (7/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi menekankan pentingnya menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung. Ia meminta seluruh pasangan calon beserta tim sukses mampu menahan diri dan menjaga stabilitas di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Pilkades harus berjalan damai dan jangan sampai menimbulkan kegaduhan di desa. Semua calon harus menjaga stabilitas politik, termasuk para pendukungnya,” kata Subandi.

Menurutnya, Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat desa yang harus dijalankan secara sehat tanpa memicu perpecahan antarwarga. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah melakukan pemetaan wilayah yang dinilai memiliki potensi kerawanan politik.

“Kami sudah melakukan pemetaan terhadap daerah yang tingkat kerawanan politiknya cukup tinggi,” ujarnya.

Selain itu, Subandi juga mengingatkan para calon kepala desa agar tidak mengeluarkan biaya politik secara berlebihan selama kontestasi berlangsung. Ia menilai tingginya pengeluaran politik dapat memicu praktik penyimpangan saat sudah menjabat.

“Kalau biaya politik terlalu besar tentu akan memberatkan. Ini yang harus dihindari agar tidak memicu tindakan korupsi,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembekalan diberikan sebagai upaya meningkatkan pemahaman para calon kepala desa terkait tata kelola pemerintahan desa yang baik dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sidoarjo, Probo Agus Sunarno mengatakan Pilkades serentak 2026 akan digelar di 80 desa yang tersebar di 17 kecamatan.

“Total ada 230 calon kepala desa yang akan mengikuti Pilkades serentak tahun ini,” jelasnya.

Ia berharap seluruh tahapan kampanye dapat berjalan tertib dan mengedepankan pendidikan politik yang sehat kepada masyarakat. Menurutnya, visi dan misi yang disampaikan para calon juga harus realistis serta sesuai dengan kebutuhan desa masing-masing.

“Kampanye diharapkan berlangsung santun, edukatif, dan bermartabat dengan fokus pada pembangunan desa dan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. [SWD]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *