Sebanyak delapan pemenang dipilih dalam berbagai kategori—mulai dari juara utama hingga juara favorit dan harapan. Masing-masing perancang mendapatkan trofi, piagam, dan uang pembinaan, dengan nilai tertinggi sebesar Rp 5 juta untuk juara pertama.
Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan komitmen Pemkab dalam mendorong batik sebagai identitas daerah sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif.
“Kita ingin batik Sidoarjo tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tapi juga punya daya saing nasional. Salah satu langkah konkret, hasil desain ini akan kita dorong menjadi seragam ASN Sidoarjo,” ujar Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memperkuat pasar domestik batik lokal. Menurutnya, membeli dan mengenakan batik Sidoarjo adalah bentuk dukungan langsung terhadap UMKM dan penguatan ekonomi daerah.








