Bupati Sidoarjo Sidak Proyek Rumah Pompa: Tegur Kontraktor Lamban, Dorong Percepatan Pengendalian Banjir

  • Whatsapp

Di sela kunjungan, Subandi juga meninjau dapur umum yang melayani warga terdampak banjir. Ia menyebutkan bahwa pemerintah menyiapkan 4.000 porsi makanan setiap hari, dibagi antara siang dan malam, serta menyediakan air bersih, MCK, dan posko kesehatan.

Kepala DPUBMSDA Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, menjelaskan bahwa progres pembangunan rumah pompa Kedungpeluk telah mencapai sekitar 60 persen. Salah satu kendala utama adalah kondisi tanah tebing sungai yang gembur dan rawan longsor akibat tekanan air dan pasang laut.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Pasang air laut saat ini mencapai sekitar 120 sentimeter, sehingga debit di wilayah pesisir meningkat. Ini menjadi tantangan tersendiri dalam percepatan pembangunan,” jelasnya.

Rumah pompa Kedungpeluk dirancang memiliki kapasitas 2.400 liter per detik, dua kali lipat dari rumah pompa Kedungbanteng yang hanya 1.200 liter per detik. Adapun Banjarpanji memiliki kapasitas 400 liter per detik.

Sistem ini akan terintegrasi dengan jalur hilir pembuangan air dari Kedungbanteng, serta didukung pembangunan dam dan peningkatan aliran pesisir untuk memperkuat pengendalian banjir di Kecamatan Candi dan Tanggulangin. [SWD]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *