“Pemutakhiran data adalah bagian dari upaya mendapatkan gambaran kependudukan yang akurat,” ujarnya.
Wicaksono menambahkan, tingginya angka kemiskinan di Tuban dipengaruhi faktor struktural, seperti rendahnya tingkat pendidikan, kualitas sumber daya manusia, serta keterbatasan lapangan kerja. Meski terdapat industri besar di Tuban, tidak semua tenaga kerja lokal dapat terserap.
Meski tren kemiskinan mulai menunjukkan perbaikan, Wicaksono menekankan bahwa penanganan tidak bisa hanya mengandalkan bantuan sosial. Menurutnya, diperlukan pendekatan multidimensi, mulai dari peningkatan pendidikan dan keterampilan tenaga kerja, pengembangan industri lokal yang inklusif, hingga penguatan UMKM.








