Royhan juga menjelaskan mengenai perbedaan statistik sensus dan survei dengan ilustrasi menarik, seperti perumpamaan mencicipi sambal. Sunggu unik dan implementatif.
“Metode ini membuat siswa memahami bagaimana BPS bekerja dalam sensus dan survei tanpa harus mendata seluruh penduduk,” kata Luqmi Amalia partner sharing dari BPS
Antusiasme siswa meningkat saat kuis interaktif digelar. Empat siswa yaitu Dhani, Aisyah, Alberto, dan Hanung yang berhasil menjawab dengan benar dan mendapatkan hadiah dari BPS.
Salah satu pemateri, Faza Anindita, yang juga alumni SMAN 1 Sidoarjo, memperkenalkan Politeknik Statistika STIS, sekolah kedinasan yang menjadi incaran banyak pelajar karena menawarkan pendidikan di bidang statistika dan peluang diangkat menjadi ASN setelah lulus.








