Bocah Tenggelam di Sungai Lamong Ditemukan Tewas di Mojokerto, Terbawa Arus 15 Kilometer

  • Whatsapp

LAMONGAN | DN – Pencarian terhadap FN (10), bocah asal Desa Kreterangon, Kecamatan Sambeng, yang dilaporkan hilang akibat terseret arus Sungai Lamong, akhirnya berujung duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (6/2/2026) pukul 11.00 WIB, di wilayah Dusun Betoyo, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

FN dilaporkan tenggelam pada Kamis (5/2) sekitar pukul 13.00 WIB saat bermain dan mandi bersama empat temannya di pinggir Sungai Lamong. Meski telah diingatkan soal bahaya arus deras, mereka tetap melanjutkan aktivitas di sekitar aliran sungai. FN diduga terseret arus dan hilang dari pandangan.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Teman-temannya langsung berlari ke kampung sambil berteriak minta tolong. Saat kami tiba, hanya ditemukan pakaian dan sandal milik korban di tepi sungai,” ujar salah satu warga yang ikut melaporkan kejadian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *