“Hari ini, Kementerian Luar Negeri merilis apa yang kami sebut sebagai ‘Peta Jalan Demokrasi’ berisikan rekomendasi-rekomendasi guna membantu masyarakat menjadi lebih peduli, dan kebal terhadap manipulasi informasi,” tambah dia.
Langkah ini termasuk “mendorong platform media sosial untuk memberi label konten yang dibuat dengan kecerdasan buatan, sehingga pengguna mengetahui ketika gambar tersebut nyata dan ketika itu tidak nyata,” ujar Blinken.
Blinken juga menguraikan sejumlah upaya untuk mendukung industri media, termasuk tindakan keras terhadap “penyalahgunaan spyware komersial untuk mengawasi dan melecehkan jurnalis, pejuang HAM, dan lainnya, termasuk meningkatkan sanksi, mengontrol ekspor, dan pembatasan visa untuk memastikan pemerintahan dan perusahaan bertindak akuntabel.









