Bisnis Jet Pribadi Tetap Tumbuh di Tengah Gejolak Politik

  • Whatsapp
Bisnis pesawat jet mewah tetap diminati dalam pameran Dirgantara Singapura, 20-25 Februari 2024.

Para analis memprediksi, industri ini akan bernilai hingga 41,8 miliar dolar AS pada 2030, meskipun banyak ketidakpastian yang disebabkan oleh perang di Ukraina dan konflik Israel-Hamas.

“Bahkan disaat Anda memiliki banyak tantangan di Eropa dan Timur Tengah, kami menemukan jalan untuk menaikkan aktivitas di bagian dunia lain, seperti Asia Tenggara saat ini sangat menyibukkan kami. Di Amerika Serikat, kami juga sangat sibuk. Dan kami sebenarnya melihat beberapa kegiatan bagus di Eropa, terlepas dari apa yang terjadi di Eropa saat ini,” tambah Neal lagi.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Perusahaan seperti Bombardier juga menawarkan jajaran jet bisnis mereka untuk sektor pertahanan. Wakil presiden dari Bombardier Defense, Steve Patrick, mengatakan bahwa Bombardier mengusahakan pertumbuhan dan perluasan sisi bisnis ini pada tahun-tahun mendatang.

“Atribut dari jet bisnis juga bagus untuk diterapkan di di pasar pertahanan, ketika kita mempertimbangkan elemen-elemen seperti kinerja, keandalan, daya tahan, atau jangkauan. Hal-hal itu merupakan kunci untuk pesawat terbang bisnis, tetapi juga sangat penting bagi operator pertahanan, Anda harus memiliki pesawat yang siap menjalankan misi ketika dibutuhkan, dan dapat memenuhi semua atribut dari misinya,” kata Patrick.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *