Nantinya, kata Dedi, para anggota Polri disabilitas ini akan diarahkan ke bidang yang sesuai keinginannya. Entah di bidang IT, siber, lantas, reskrim maupun fungsi lainnya di Polri.
Bahkan, jika nanti anggota ingin mengembangkan kemampuan diri dengan menempuh pendidikan lebih tinggi maka akan difasilitas.
“Yang penting rekan-rekan tidak boleh nyerah menghadapi keadaan, juga tidak boleh takut, dan rekan-rekan tetap bagian daripada komunitas kepolisian yang kita banggakan,” katanya.
Selain itu, Dedi menjelaskan Polri juga mempersiapkan SMA Kemala Taruna Bhayangkara untuk merekrut sumber daya manusia dari kelompok, dari golongan sekolah menengah pertama untuk bisa masuk ke SMA unggulan. Nantinya setelah lulus diproyeksikan masuk ke universitas-universitas terbaik yang ada di dalam negeri maupun di dunia.
“Jadi pertemuan hari ini saya panggil seluruh hari ini dari seluruh Indonesia, saya ingin lihat bagaimana perkembangan rekan-rekan,” katanya.[Red/Yud]








