Ia juga akan menempatkan personel di titik-titik jalur penyeberangan alternatif tersebut sekaligus memberikan sosialisasi pentingnya menjaga menyukseskan kegiatan WWF demi kelestarian air.
Ajis menyatakan seluruh anggotanya sudah dibekali dengan kemampuan teknis penindakan pencegahan saat berada di lapangan.
Bahkan, anggotanya juga secara khusus telah menerima edukasi terkait upaya penghadangan kelompok masyarakat tertentu yang berniat masuk ke Bali melalui jalur-jalur alternatif tersebut.
“Kami sudah paham modus dan ciri-ciri orang yang menyeberang, kami siap bekerja sama dengan polri dan kami akan dengan cepat menyampaikan kepada Polri dan TNI untuk diambil tindakan,” tegasnya.
Kepedulian Pokdarwis Pesona Bahari tersebut selaras dengan tugas, misi dan visi mereka yang siap menjaga kelestarian air dari berbagai pencemaran dengan harapan masyarakat secara luas dapat menikmatinya dan meningkatkan perekonomian bahari. [Red/Yud]








