BANYUWANGI |DN – Sebagai wilayah penyangga yang memiliki garis pantai yang beririsan langsung dengan laut Bali.
Banyuwangi menjadi kabupaten dengan potensi kerawanan mengimbangi titik utama pelaksanaan World Water Forum (WWF) ke -10 di Bali yang akan digelar pada 18-25 Mei 2024.
Pelaksanaan, sejumlah kelompok masyarakat yang bernaung di pesisir pantai Banyuwangi turut memberikan dukungan kelancaran event internasional yang dihadiri sekitar 170 negara tersebut.
Salah satunya yang diinisiasi oleh Kelompok Masyarakat Pengawas Kelautan Pesona Bahari Jatim.
Pokmas yang digawangi oleh Abdul Ajis ini secara aklamasi mendeklarasikan diri turut menjaga wilayah pesisir pantai sepanjang Watu Dodol yang berpotensi menjadi titik penyebrangan tikus.








