Berkunjung ke Perbatasan Selatan AS, Biden dan Trump akan Fokus pada Prioritas Berbeda

  • Whatsapp
Seorang migran, yang masih anak-anak, tampak berlutut di depan Pasukan Penjaga Perbatasan AS di Texas, meminta untuk dibolehkan memasuki AS setelah melewati pagar berduri dari Ciudad Juarez, Meksiko, pada 30 Januari 2024. (Foto: Reuters/Jose Luiz Gonzalez)

Migrasi melintasi perbatasan selatan telah meningkat tajam pada tahun-tahun setelah pandemi COVID-19. Data setahun penuh pada tahun 2023 menunjukkan bahwa pejabat Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) mencatat lebih dari 2,4 juta migran sampai di perbatasan selatan tahun lalu, sebuah angka rekor. CBP juga melacak apa yang disebutnya sebagai “orang-orang yang lolos” – yakni individu-individu yang terlihat melintasi perbatasan oleh petugas CBP atau peralatan pengawasan tetapi tidak ditangkap. Sejak tahun 2021, badan tersebut telah mengidentifikasi sedikitnya 1,7 juta orang termasuk ke dalam daftar orang-orang yang lolos tersebut.

Dari jutaan orang yang melakukan kontak dengan petugas perbatasan saat menyeberang, banyak yang meminta suaka, sehingga memicu proses yang mengharuskan petugas imigrasi untuk menilai klaim mereka. Tumpukan kasus suaka saat ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun, dan sejumlah besar pencari suaka dilepaskan ke dalam wilayah AS sambil menunggu kasus mereka disidangkan. [Red]#VOA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *