Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan. Saat memimpin apel di SMPN 1 Ngasem, ia menekankan bahwa pembentukan karakter jauh lebih penting daripada sekadar capaian akademik.
“Tidak boleh ada kekerasan, dalam bentuk apa pun. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman, tempat tumbuhnya empati, rasa hormat, dan kebersamaan. Ramadan ini harus menjadi titik balik penguatan akhlak siswa,” tegasnya lantang.
Ia juga mengingatkan bahaya laten petasan yang kerap marak menjelang Idul Fitri. Setiap tahun, suara ledakan tak hanya memecah malam takbiran, tetapi juga meninggalkan risiko cedera, kebakaran, hingga gangguan ketertiban umum.








