Apa Selanjutnya yang akan Terjadi Pascaserangan Iran ke Israel?

  • Whatsapp
Seorang pria berjalan melewati mural yang menggambarkan Presiden AS Joe Biden berpakaian karakter komik Marvel "Captain America" berdiri di depan bendera Israel dan mengangkat perisai bergambar simbol Bintang Daud, di pinggir jalan kota Tel Aviv. (AFP)

Kepala negara dan pemerintahan dari tujuh negara besar anggota blok G7 (AS, Italia, Jerman, Jepang, Prancis, Inggris dan Kanada) akan berkumpul di pulau Capri pada tanggal 17-19 April. Mereka akan menunjukkan dukungan bersama untuk menuntut gencatan senjata di Gaza dan meredam ketegangan antara Israel dan Iran.

Italia, yang menjadi ketua KTT G7 tahun ini, menyatakan keterbukaan mereka untuk memberlakukan sanksi-sanksi baru terhadap individu-individu yang terlibat dalam perlawanan terhadap Israel pascaserangan Iran, ungkap menteri luar negerinya, Antonio Tajani, pada Senin (15/4).

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Pesan yang datang dari Teheran mengenai serangan ini benar arahnya. Ini hanya satu serangan. Selain itu, reaksi pemerintah Israel juga positif. Penting bagi kami untuk menghentikan serangan ke Rafah. Ini adalah posisi kami, posisi G7, dan sekarang kami harus mengupayakan gencatan senjata,” ujar Tajani.

Tajani juga menambahkan bahwa pemberlakuan sanksi-sanksi baru membutuhkan dukungan dari semua negara anggota G7 dan menyarankan agar langkah-langkah baru tersebut difokuskan pada individu, bukan pada seluruh negara.

Sementara para pemimpin dunia memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya, pertanyaan yang sama juga semakin membayangi keluarga-keluarga Palestina yang terjebak di tengah-tengah konflik sengit yang melanda Gaza. [Red]#VOA