“Program Mahameru lantas ini untuk meningkatkan pencegahan dan kesadaran kepada Masyarakat untuk tertib berlalulintas dan mengutamakan keselamatan,” ujar Irjen Pol Imam Sugianto.
Sementara itu untuk menghadapi Pilkada serentak 2024 di Jawa Timur, Polda Jatim dan jajarannya akan terus meningkatkan sinergiatas dengan TNI dan stakeholder yang ada dalam menjaga kondusifitas di Jawa Timur.
Polda Jatim juga terus menggelorakan Cooling System pada tahapan – tahapan Pilkada serentak 2024 di Jawa Timur.
Disisi lain terkait situasi berdasarkan rilis BMKG, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan perlu antisiapasi terhadap potensi bencana Hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
“Dari data BMKG Stasiun Meteorologi Juanda yang kita terima, Jawa Timur diperkirakan akan memasuki musim Pancaroba pada awal November, ini juga perlu kita antisiapsi,”ungkap Irjen Imam Sugianto.
Kapolda Jatim meminta seluruh jajaran untuk melakukan upaya mitigasi dan kolaborasi dengan stakeholder yang ada untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana tersebut.
“Kita edukasi kepada Masyarakat, dan melakukan langkah – langkah keselamatan dan kesigapan agar dampak yang ditimbulkan bencana Hidrometeorologi ini dapat diminimalisir,”pungkas Irjen Imam Sugianto. [*/Yud]








