Pada Selasa pekan lalu (21/1), pemerintah AS mencabut pembatasan agen urusan Imigrasi dan Cukai (Immigration and Customs Enforcement – ICE) serta Penjaga Cukai dan Perbatasan (Customs and Border Protection – CBP) untuk melakukan penegakan imigrasi di tempat-tempat sensitif seperti gereja, sekolah, dan rumah sakit.
“Petugas ICE harus memiliki diskresi untuk memutuskan jika ada ancaman keamanan nasional atau keselamatan publik di salah satu fasilitas ini, lalu mereka harus memiliki opsi untuk melakukan penangkapan,” tegas Homan.
Peringatan dan pendekatan imigrasi yang dilakukan pemerintahan Trump mendapat kritik dari Senator Demokrat Elissa Slotkin.
“Saya rasa itu lebih merupakan sinyal untuk mencegah orang datang ke perbatasan dan mencoba masuk. Dan ini bagian dari masa transisi yang sebenarnya belum sepenuhnya mereka lalui, antara berkampanye dan memerintah,” sebut Slotkin, yang juga tampil dalam acara yang sama di ABC, Minggu (26/1).
Militer Amerika Serikat telah ditugaskan oleh Presiden Donald Trump untuk membantu keamanan perbatasan. Pesawat militer sudah digunakan untuk melakukan deportasi, tetapi Senator Slotkin menyebut bahwa peran militer harus tetap sejalan dengan Konstitusi AS.








