Prosesnya pun tak instan. Sejak akhir Januari, mulai dari peninjauan lahan, koordinasi lintas pihak, pemagaran, hingga persiapan lahan dan bibit telah dilakukan bertahap.
Dalam sambutannya, Karo SDM Polda Jatim menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar strategis dalam menjaga stabilitas nasional karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat serta ketahanan sosial dan ekonomi bangsa.
“Tanam raya uwi ungu ini menjadi langkah konkret diversifikasi pangan lokal. Secara regional, Polda Jatim juga mengawal penyerapan jagung hingga 30.000 ton dan menggalakkan penanaman uwi ungu di berbagai wilayah di Indonesia,” tegas Kombes Pol. Sih Harno.
Sementara itu, Ketua DPD PCTA Jawa Timur, Wali Talqin Shiddiqiyyah H. Puryono, menyampaikan bahwa uwi ungu selama ini masih belum banyak dikenal masyarakat, meski memiliki potensi yang cukup besar.








