Untuk menjamin kenyamanan pengunjung, sebanyak 25 titik CCTV dipasang di area alun-alun. Selain itu, DLHK menurunkan 60 personel kebersihan yang didukung Satpol PP dan Dinas Perhubungan.
Arif menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keasrian alun-alun.
“Kebersihan ruang publik adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas dan tanaman yang ada,” ujarnya.
Sementara itu, kawasan alun-alun untuk sementara waktu disterilkan dari aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) demi kelancaran upacara Hari Jadi Sidoarjo. Penataan lebih lanjut akan dilakukan setelah rangkaian acara selesai.
Untuk event besar, pemerintah masih menunggu proses pemeliharaan pohon dan rumput yang baru ditanam agar tumbuh optimal. Hal ini dilakukan agar alun-alun tetap terjaga keindahannya meski digunakan untuk kegiatan berskala besar.








