“Para peserta tidak hanya dinilai dari penampilan mereka, tetapi juga dari wawasan budaya, public speaking, hingga cara mereka mempromosikan pariwisata daerah. Ini bukan hanya ajang kecantikan, tetapi juga seleksi duta wisata yang siap mengemban tugas besar,” ungkap Yudhi.
Di balik kemenangan Guk Ade dan Yuk Bila, terdapat perjuangan panjang. Mereka harus melewati berbagai tantangan, mulai dari sesi wawancara mendalam, presentasi tentang pariwisata, hingga unjuk bakat di hadapan dewan juri dan para tamu undangan.
Guk dan Yuk Sidoarjo bukan hanya tentang satu malam gemilang di atas panggung. Ini adalah awal dari perjalanan mereka sebagai duta wisata yang harus terus menginspirasi, membangun inovasi, dan menjadi penggerak utama dalam promosi wisata daerah.
Dengan semangat tinggi, Guk Ade dan Yuk Bila siap menjalankan tugas mereka. “Kami ingin membuktikan bahwa menjadi Guk dan Yuk bukan sekadar mengenakan selempang. Ini tentang tanggung jawab, kerja keras, dan dedikasi untuk Sidoarjo,” tutup Guk Ade. [Swd]








