Kasus TB di Sidoarjo Capai 5.800, Pemerintah Gencarkan Screening dan Rumah Sehat

  • Whatsapp

SIDOARJO | DN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) melalui kolaborasi lintas sektor, peningkatan layanan kesehatan, hingga penguatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sehat.

Dalam upaya pencegahan TB, masyarakat diimbau untuk memperhatikan kondisi rumah agar tetap sehat dan layak huni. Rumah sehat dinilai harus memiliki ventilasi udara yang cukup dengan tingkat kelembaban ideal sekitar 60 persen guna mengurangi risiko penularan penyakit.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“TB adalah tanggung jawab kita bersama. Kolaborasi petugas TB dengan petugas sanitarian sangat penting untuk menemukan, mengobati hingga pasien sembuh,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Djoko Setijono menyampaikan, jumlah kasus TB di Kabupaten Sidoarjo saat ini mencapai sekitar 5.800 kasus. Dari jumlah tersebut, capaian penanganan telah mencapai 91 persen atau sekitar 5.700 kasus berhasil tertangani.

Menurut Djoko, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperluas langkah strategis untuk mendukung target eliminasi TB pada tahun 2028. Salah satunya dengan menyediakan layanan pengobatan TB di 170 fasilitas pelayanan kesehatan yang tersebar di wilayah Sidoarjo.

Selain memperluas akses layanan pengobatan, Dinas Kesehatan juga menggencarkan penemuan kasus suspect TB melalui screening masif di tengah masyarakat. Langkah tersebut dilakukan agar kasus TB dapat ditemukan lebih cepat sehingga penanganan pasien menjadi lebih optimal.

Penguatan program Desa Siaga TB juga terus dilakukan melalui kerja sama lintas sektor hingga tingkat desa dan kecamatan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pencegahan dan pengawasan penyebaran TB di lingkungan masing-masing.

Pemerintah juga mendorong masyarakat untuk melaksanakan imunisasi dasar lengkap serta membiasakan menjaga kebersihan lingkungan rumah sebagai langkah pencegahan TB. Lingkungan yang sehat dan bersih dinilai menjadi faktor penting dalam menekan angka penyebaran penyakit menular tersebut. [SWD]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *