Investasi Jumbo di Tuban Siap Meledak, Bahlil Minta Proyek Strategis Nasional Dipacu

  • Whatsapp

JAKARTA | DN – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan proyek strategis nasional (PSN) Kilang Minyak Tuban atau Grass Root Refinery (GRR) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan kelanjutan kerja sama antara PT Pertamina (Persero) dan Rosneft Oil Company menjadi salah satu agenda prioritas yang harus segera dituntaskan.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Menurut Bahlil, persoalan mendasar seperti pembebasan lahan telah selesai. Bahkan, investasi dalam bentuk joint venture (JV) juga sudah berjalan, sehingga tidak ada alasan bagi proyek bernilai miliaran dolar AS tersebut untuk terus tertunda.

“Dalam pertemuan saya dengan pihak Rusia, saya sampaikan bahwa salah satu isu yang harus segera diselesaikan adalah kerja sama antara Pertamina dan Rosneft. Lahannya sudah selesai, investasi JV juga sudah dilakukan,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Bahlil menegaskan bahwa kecepatan eksekusi menjadi faktor kunci agar manfaat proyek ini dapat segera dirasakan, khususnya dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak.

“Kalau tidak ada percepatan, kita tidak akan bisa menikmati manfaat dari investasi besar ini. Karena itu, tindak lanjutnya harus dilakukan secepat mungkin,” tegasnya.

Meski demikian, Bahlil enggan membeberkan target operasional secara rinci. Ia menilai urusan teknis merupakan kewenangan direksi Pertamina. Namun, pemerintah akan terus mengawal agar proyek strategis tersebut berjalan sesuai rencana.

“Saya tidak perlu menjadi project manager Pertamina. Menteri tidak harus bicara terlalu teknis. Yang penting proyek ini berjalan cepat. Semakin cepat, semakin baik,” pungkasnya.

Proyek GRR Tuban merupakan salah satu investasi terbesar di sektor energi Indonesia. Kilang ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengolahan minyak nasional sekaligus menjadi motor pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur, khususnya di kawasan Tuban dan sekitarnya. [AH]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *