Dinkes P2KB Tuban Catat Penurunan Stunting Signifikan pada Triwulan I 2026

  • Whatsapp

TUBAN | DN – Kabupaten Tuban berhasil menekan angka stunting pada Triwulan I Tahun 2026. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban, prevalensi stunting tercatat sebesar 7,38 persen atau lebih rendah dari target yang ditetapkan sebesar 9,4 persen.

Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan evaluasi Program Gizi Triwulan I Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Aster Dinkes P2KB Tuban, Kamis (7/5).

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sekretaris Dinkes P2KB Tuban, dr. Atiek Supartiningsih, menyebut penurunan angka stunting merupakan hasil kolaborasi seluruh tenaga kesehatan, khususnya petugas gizi di tingkat Puskesmas yang terus melakukan pendampingan dan pemantauan di lapangan.

Menurutnya, penguatan sistem pelaporan dan validasi data menjadi salah satu fokus utama agar penanganan stunting dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

“Para TPG diminta segera menyesuaikan pembaruan pelaporan dan definisi operasional indikator kinerja, melakukan perbaikan data tepat waktu untuk menghindari kegagalan revisi sistem, serta mengintegrasikan data gizi dengan data Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di tingkat Puskesmas,” ujar dr. Atiek.

Ia menambahkan, integrasi data dan ketepatan pelaporan sangat penting untuk mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tuban. Dengan data yang akurat, intervensi terhadap balita berisiko stunting dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Dinkes P2KB Tuban juga terus mendorong peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, edukasi gizi keluarga, serta pemantauan tumbuh kembang balita secara berkala sebagai langkah preventif menekan angka stunting.

Keberhasilan capaian pada Triwulan I 2026 tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Tuban. [J2]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *