BOJONEGORO | DN – Peringatan Hari Kartini tahun ini di Kabupaten Bojonegoro diwarnai dengan aksi damai yang sarat makna. Sejumlah organisasi seperti KPI Cabang Bojonegoro, AJI Bojonegoro, serta DPK GMNI Universitas Bojonegoro dan DPK GMNI Unugiri Bojonegoro turun ke jalan, Selasa (21/4/2026), menyuarakan isu-isu penting yang masih dihadapi perempuan.
Mengusung tema “Kartini dan Surat Suara Perempuan Bojonegoro”, aksi ini menjadi ruang refleksi atas perjuangan perempuan yang belum usai. Para peserta menilai, peringatan Hari Kartini seharusnya tidak berhenti pada seremoni dan simbol kebaya, melainkan menjadi momentum untuk menegaskan kembali hak-hak perempuan atas pendidikan, kesehatan, dan kebebasan dari kekerasan.
Dalam orasinya, Yana, salah satu perwakilan massa aksi, menegaskan bahwa Kartini adalah simbol kesempatan bagi perempuan untuk maju. “Kartini bukan sekadar peringatan tahunan. Ia adalah gagasan tentang kesempatan—kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan terbebas dari kekerasan,” ujarnya lantang.








