SOLO | DN – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menyoroti praktik tidak sehat dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengungkapkan adanya dugaan penggelembungan harga bahan baku oleh sejumlah mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Solo Raya.
“Kami menerima banyak laporan bahwa harga bahan baku pangan dinaikkan jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), bahkan ada yang memaksa penggunaan bahan berkualitas rendah,” ujar Nanik dalam rapat koordinasi bersama 933 pengelola dapur MBG se-Solo Raya, Selasa (24/2/2026).
Rapat tersebut melibatkan perwakilan dari Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Sragen, dan Karanganyar. Sejumlah kepala SPPG melaporkan bahwa mitra tertentu tidak hanya menaikkan harga, tetapi juga membatasi pilihan pemasok hanya pada satu atau dua supplier yang ditentukan.








