Serangkaian ledakan kuat dilaporkan terjadi menjelang tengah malam setelah militer Israel meminta warga untuk mengevakuasi daerah di lingkungan Haret Hreik dan Choueifat di Beirut.
TEL AVIV, ISRAEL| DN – Ledakan baru yang dahsyat mengguncang pinggiran selatan Beirut pada Sabtu (5/10) malam ketika Israel memperluas pengeboman di Lebanon, menyerang kamp pengungsi Palestina jauh di utara untuk pertama kalinya dan menargetkan para kombatan Hizbullah serta Hamas.Ribuan orang di Lebanon, termasuk pengungsi Palestina, terus menyelamatkan dari konflik yang semakin meluas di wilayah tersebut. Sementara itu, sejumlah demonstrasi digelar di seluruh dunia untuk memperingati dimulainya perang di Gaza.
Serangkaian ledakan kuat dilaporkan terjadi menjelang tengah malam setelah militer Israel meminta warga untuk mengevakuasi daerah di lingkungan Haret Hreik dan Choueifat di Beirut. Video dari kantor berita Associated Press menunjukkan ledakan menerangi cakrawala pinggiran selatan yang padat penduduknya, yang dikuasai Hizbullah.
Kelompok militan Palestina mengatakan pada Sabtu (5/10), serangan Israel di Kamp Beddawi di utara menewaskan seorang pejabat sayap militer Hamas bersama istri dan dua putrinya yang masih kecil. Hamas kemudian mengatakan anggota sayap militer lainnya tewas dalam serangan Israel di Lembah Bekaa timur Lebanon. Warga dihadapkan pada dampak yang ditimbulkan: bangunan hancur, batu bata berserakan, dan anak tangga yang tersisa.









