Penasihat Abbas Kunjungi PBNU, Bahas Upaya Wujudkan Perdamaian Bagi Palestina

  • Whatsapp
FILE - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Indonesia, Yahya Cholil Staquf (tengah) di Jakarta, Selasa (31/10).

Penasehat Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Al-Habbash mengunjungi Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Kamis (8/8) untuk membahas upaya-upaya mewujudkan perdamaian bagi rakyat Palestina.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menerima kunjungan Mahmoud Al-Habbash yang merupakan penasihat Presiden Palestina Mahmud Abbas, di kantornya di Jakarta. Dia datang ke Indonesia atas undangan PBNU, juga mengadakan audiensi dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.Al-Habbash mengatakan Indonesia mempunya peran signifikan sebagai negara muslim yang besar untuk mendukung tercapainya perdamaian. Menurutnya, berdasarkan lokasi strategisnya di ASEAN, Indonesia dapat mengangkat isu ini di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau lembaga-lembaga internasional lainnya agar rakyat Palestina mendapatkan hak mereka.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Indonesia, tambahnya juga dapat bekerja sama dengan negara-negara lain yang belum mendukung kemerdekaan Palestina. Menurutnya, dukungan dunia internasional akan semakin membantu tercapainya perdamaian di Palestina.

“Indonesia merupakan negara yang memiliki dampak yang cukup besar sehingga peran Indonesia di sini sangat penting bagi masa depan politik Palestina. Rakyat Indonesia juga memiliki banyak kesamaan dengan rakyat Palestina dan secara jelas menunjukkan dukungannya kepada Palestina,“ ujarnya usai pertemuan dengan Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf di kantor PBNU.

Lebih lanjut dia menyatakan bahwa perdamaian di Palestina nanti diharapkan dinaungi di bawah Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), yang merupakan otoritas resmi pemerintah Palestina.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *