Untuk pertama kalinya, pemerintah akan menyelenggarakan perayaan HUT ke-79 RI pada 17 Agustus mendatang di dua tempat yakni di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang terletak di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dan di Istana Kepresidenan, Jakarta. Mengapa demikian?
JAKARTA | DN – Sebagai bagian dari masa transisi pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Nusantara, pemerintah memutuskan untuk menggelar upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Jakarta.“Ini masa transisi dari Jakarta menuju ke IKN Nusantara agar ada perjalananan menuju pindahnya itu kelihatannya. Jadi di sini tetap dilakukan, di sana tetap dilakukan,” ungkap Presiden Joko Widodo di Jakarta, Selasa (11/6).
Menurutnya, jika kelak Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Nusantara sudah resmi muncul, perayaan kemerdekaan RI untuk tahun-tahun berikutnya akan dilakukan di Nusantara.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengakui kesulitan yang dihadapi pemerintah dalam memindahkan sebuah Ibu Kota Negara dari satu tempat ke tempat lain.
“Termasuk juga urusan yang berkaitan dengan mobilisasi, transportasi, akomodasi itu tidak mudah,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam perayaan HUT RI pada 17 Agustus mendatang di IKN, tamu-tamu penting seperti presiden dan wakil presiden RI sebelumnya juga akan diundang ke Nusantara.
“Semuanya di undang ke IKN,” jawabnya singkat.








