Ketika film drama Korea Selatan “Queen of Tears” mencari lokasi hutan bersalju untuk sebuah adegan, di sinilah teknologi kecerdasan buatan berperan penting. Adegan itu difilmkan di panggung produksi virtual milik CJ ENM yang dilengkapi layar lengkung LED raksasa setinggi lebih dari 20 kaki.
PAJU, KOREA SELATAN | DN – Bagi yang sudah menonton film drama Korea Selatan “Queen of Tears” mungkin ingat sebuah adegan di mana tokoh Hong Hae-in yang diperankan oleh aktris Kim Ji-won, terlihat seperti tersesat dalam imajinasinya di dalam hutan bersalju. Siapa yang menyangka jika adegan ini ternyata digarap dengan bantuan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Serial “Queen of Tears” beralih ke teknologi kecerdasan buatan atau AI generatif ketika latar belakang yang dibayangkan oleh para produser tidak dapat ditemukan dalam kehidupan nyata.
Untuk serial ini, teknologi AI mempelajari struktur pohon yang rumit dan menciptakan pola bentuk dalam waktu yang singkat. Menurut salah satu produser, ini merupakan tugas yang tidak mungkin dilakukan oleh desainer ruang manusia.









