( DN ) – Perang melawan disinformasi, termasuk konten-konten yang dibuat dengan kecerdasan buatan (AI), merupakan kepentingan keamanan nasional AS yang vital dan prioritas diplomasi bagi AS. Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken mengatakan hal tersebut dalam KTT Demokrasi di Seoul, Senin (18/3).
Blinken berada di Korea Selatan untuk KTT Demokrasi ke-3 pekan ini, sebuah inisiatif dari Presiden AS Joe Biden, yang mempertemukan pejabat-pejabat pemerintah, LSM dan anggota masyarakat sipil.
Blinken menguraikan upaya AS dalam memerangi persoalan ini dengan mengatakan bahwa teknologi digital, termasuk media sosial dan kecerdasan buatan, telah “meningkatkan dengan dramatis kecepatan dan penyebaran disinformasi”.
“Membangun lingkungan informasi yang lebih tangguh merupakan kepentingan keamanan nasional AS yang vital dan prioritas penting bagi diplomasi kami,” kata dia.








