( DN ) – Sebuah kapal yang memuat bantuan pangan seberat 200 ton diperkirakan berangkat dari pelabuhan Larnaca di Siprus sekitar Sabtu (9/3) waktu setempat, menuju Gaza. Pengiriman itu adalah pengiriman percobaan melalui koridor bantuan maritim di daerah kantong yang dilanda konflik tersebut.
Kapal itu dimiliki oleh organisasi bantuan non-pemerintah Spanyol, Open Arms. Dalam sebuah wawancara dengan The Associated Press, pendiri kelompok tersebut, Oscar Camps, mengatakan pengiriman bantuan percontohan tersebut merupakan proyek bersama antara Open Arms dan World Central Kitchen, sebuah kelompok bantuan makanan yang didirikan oleh koki Jose Andres.
Pembukaan koridor bantuan maritim merupakan proyek bersama Komisi Eropa, Jerman, Yunani, Italia, Belanda, Republik Siprus, Uni Emirat Arab, Inggris, dan Amerika Serikat (AS).
Militer AS mengatakan pembangunan dermaga sementara bisa memakan waktu hingga 60 hari. Dalam wawancaranya dengan AP, Camps mengatakan dalam pengiriman awal, World Central Kitchen sedang membangun dermaga sementara di lokasi yang dirahasiakan di Gaza.








