Dalam sambutannya, Khofifah juga menyoroti bahwa konsep baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur menjadi landasan berbagai program strategis Pemprov Jatim. Ia berharap Jawa Timur dapat menjadi provinsi yang aman, nyaman, dan sejahtera. “Kami ingin Jawa Timur menjadi contoh nyata dari baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tambahnya.
Acara ini juga menjadi ajang konsolidasi gerakan Muhammadiyah. Menurut Khofifah, tradisi Kajian Ramadhan Muhammadiyah tidak hanya memperkuat aspek keagamaan, tetapi juga memberikan penguatan intelektual dan institusional. Ia juga menyampaikan apresiasi atas peran Muhammadiyah dalam dunia pendidikan, yang menjadi bagian penting dalam menyiapkan Generasi Emas 2045.








