Dua Paslon Cabup dan Cawabup Kediri Gencar Lakukan Kampanye

  • Whatsapp

Deny juga menerangkan program unggulannya yaitu anggaran untuk dusun sebesar Rp300-500 juta per dusun per tahun. Dengan anggaran sebesar itu dusun akan mampu mengembangkan wilayah dusunnya sendiri, maka dusun akan makmur.

Saat sesi tanya jawab, dari warga ada yang bertanya apa bisa program itu dijalankan, anggaranya dari mana, Deny menerangkan secara detil, bahwa anggaran itu berasal dari APBD Kabupaten Kediri.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Duitnya Kabupaten Kediri itu besar, sesuai APBD sebesar Rp3,6 triliun, sedangkan anggaran untuk seluruh dusun di Kabupaten Kediri hanya Rp350 miliar, dan itu hanya 10 persen dari Rp3,6 triliun, jadi ini realistis, sangat mudah untuk dijalankan,” pungkas Deny.

Di tempat terpisah, Paslon nomor urut 02, Hanindhito Himawan Pramana – Dewi Mariya Ulfa memfokuskan kemajuan dan perkembangan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus tumbuh menjadi bagian tidak terpisahkan dari kemajuan ekonomi saat ini di Kabupaten Kediri.

Dukungan untuk para pelaku UMKM tidak hanya akan diberikan kepada mereka yang telah memiliki usaha, tapi juga kepada masyarakat Kabupaten Kediri yang berniat untuk berwirausaha.

Dhito menegaskan, semua orang di Kabupaten Kediri punya hak yang sama untuk berwirausaha. Kalau mereka tidak mampu, mereka kebingungan, akan disediakan pelatihan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *