Selanjutnya untuk nara sumber ke dua Kapolsek Tulangan AKP Agung menjabarkan kejadian kejadian pelanggaran hukum yang ada di wilayah kecamatan Tulangan. “Desa Kajeksan jalan menuju arah ke Mbah Jaelani ini sering digunakan untuk mangkal para remaja meskipun itu bukan warga Kajeksan sendiri”. Ujar Kapolsek Tulangan.
Lebih jauh AKP Agung juga memaparkan tentang yang marak beberapa pekan terakhir ini adalah gangster yang selalu meresahkan masyarakat, para gangster ini membawa sajam sehingga masyarakat merasa ketakutan bila keluar dimalam hari dan para gangster ini adalah kelompok anak di bawah umur semua. Belum lagi asmara subuh (istilah lokal) ini juga menambah deretan kriminal para generasi yang masih mencari jati diri.
Semua ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk mencegah atau preventif terhadap kenakalan remaja. Generasi muda adalah penerus bangsa dan aset yang berharga bangsa dan masa depan negara. Setiap adanya kejahatan bukan hanya karena ada niat pelakunya akan tetapi karna adanya kesempatan. [SKR]








