“Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 17 kg bahan petasan, terdiri dari 15 kg bubuk mesiu dan 2 kg booster jenis klengkeng. Selain itu, terdapat 235 petasan berbagai ukuran yang siap diledakkan,” jelas AKP Joshua.
Sebelum dimusnahkan, petugas melakukan pengecekan dan pemisahan antara selongsong kosong dan petasan yang masih berisi bahan peledak. Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke titik disposal dan dimusnahkan secara terkendali oleh Tim Gegana.
Proses pemusnahan dilakukan dengan standar operasional penanganan bahan peledak guna meminimalkan risiko. Setelah peledakan, petugas kembali menyisir lokasi untuk memastikan tidak ada sisa bahan berbahaya.








