Ia menegaskan bahwa kehadirannya langsung dalam penyerahan tersebut sebagai bentuk kontrol dan komitmen bupati untuk memastikan setiap bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberi dampak nyata.
“Pertanian harus dikelola secara maksimal, terstruktur, dan terencana dengan baik agar produktivitas petani meningkat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Takalar menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur irigasi, distribusi pompa air di sawah tadah hujan, serta peningkatan kualitas bibit padi. Ia juga mengingatkan peran vital para penyuluh pertanian dalam mengedukasi petani mengenai teknologi dan bibit unggul yang sesuai dengan karakteristik lahan.
“Kita ingin petani Takalar bisa panen lebih dari sekali setahun, bahkan dua kali bila sistem pengairan dan pemilihan bibitnya benar,” lanjutnya.








