Lebih lanjut Farid Samsul Hadi juga menjelaskan, sebelum proses pencoblosan Pilketos dilaksanakan, Musyawarah Perwakilan Kelas (MPK) dan tim formatur yang akan melakukan penjaringan kandidat-kandidat calon ketua dan wakil ketua OSIS dengan sejumlah kriteria, selanjutnya menetapkan para calon.
“Dengan ini para siswa akan belajar menjadi pemimpin dan bagaimana dipimpin sehingga mereka bisa belajar menghargai perbedaan dan menjadi bagian pendidikan demokrasi,” lanjutnya.
Farid juga berharap dari pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS yang demokratis tanpa embel-embel politik uang akan memunculkan pemimpin yang memiliki karakter tangguh, berwibawa, beriman, jujur dan berakhlakul karimah.








