Migrasi massal warga Palestina itu terjadi ketika Presiden AS Donald Trump mengulangi usulan kontroversialnya untuk memindahkan dengan paksa, sejumlah besar warga Palestina ke negara-negara tetangga, Yordania dan Mesir.
“Kita melihat Jalur Gaza sudah menjadi neraka selama bertahun-tahun,” kata Trump kepada wartawan hari Senin malam di atas pesawat kepresidenan Air Force One.
“Anda bisa mendapatkan tempat tinggal di daerah yang jauh lebih aman, lebih baik, dan mungkin lebih nyaman bagi mereka,” imbuhnya.








