“Selain keahlian teknis, pelatihan ini juga menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri agar warga binaan siap kembali ke masyarakat,” katanya.
Pelatihan kemandirian tersebut digelar sejak Juni hingga September 2025 dengan pendampingan instruktur dari Disnaker Lamongan dan dukungan penuh jajaran pembinaan Lapas.
Program reintegrasi sosial tersebut bertujuan membekali warga binaan agar kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif dan bertanggung jawab setelah menjalani masa pidana di Lembaga Pemasyarakatan.








