Salah satu warga Dewi Umi dari Kelurahan Mojokampung Kecamatan Bojonegoro menuturkan bahwa dirinya sudah datang sejak pukul 07.00 pagi untuk bisa mendapatkan beras dengan harga murah. “Dengan adanya Gerakan Pasar Murah ini sangat membantu masyarakat di tengah harga beras yang semakin naik,” ucapnya.
Hal senada diungkapkan Ibu Wiwik, warga Kecamatan Bojonegoro. Ia mengaku senang dengan adanya operasi beras murah ini karena sangat meringankan. Jika biasanya ia membeli beras Rp15.000 perkilogram, di pasar murah ini cukup Rp10.200 per kilogram. “Saya berharap, ke depan diadakan lagi pasar beras murah ini. Karena sangat membantu. Karena tidak bisa dipungkiri, bulan ini naiknya signifikan. Semoga Pemkab Bojonegoro terus bergerak cepat untuk menangani hal ini,” harapnya.








