“Kita berikan rombong, agar bisa digunakan untuk jualan. Ternyata beliau juga untuk menghidupi cucunya, anaknya yang laki-laki istrinya meninggal. Nah, dia kerjanya kuli bangunan, jadi nanti insyaallah kita bisa sinergikan dengan kuli bangunan satgas agar punya penghasilan yang tetap,” kata Wali Kota Eri.
Tak hanya Sri yang hidupnya serba susah. Di sebelah rumahnya ada Suliati, 54, yang mengalami lumpuh dalam dua dua minggu terakhir. Tak hanya lumpuh, Suliati juga kesulitan untuk melihat setelah terpeleset dari kamar mandi.
“Putra putrinya ada di Kalimantan, dia (Suliati) tinggal dengan cucu angkatnya. Nah, cucu angkatnya terpaksa tidak melanjutkan sekolah SMK karena harus mengurus neneknya,” ujar Wali Kota Eri.








