Acara dihadiri oleh Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI Dr. Restu Gunawan, M.Hum., Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., Wakil Wali Kota Kediri KH. Qowimmudin Thoha, S.Pd.I., unsur Forkopimda, kepala instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta 1.402 penerima BLT Yatim DBHCHT Tahun 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan musik gamelan dan tari penyambutan, dilanjutkan prosesi sakral Upacara Adat Manusuk Sima, penyerahan Prasasti Kuwak kepada Wali Kota Kediri, serta sambutan dari Wali Kota Kediri dan Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri menegaskan bahwa prosesi Manusuk Sima merupakan momentum untuk mengenang sejarah panjang Kota Kediri sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat kolaborasi, melestarikan warisan budaya, memperkuat kerukunan, serta terus menghadirkan inovasi demi mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni).








