Sejalan dengan itu, Pemprov Jawa Timur menegaskan komitmen mendorong integrasi data lintas sektor di seluruh daerah. Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan sekaligus pelayanan publik.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., menyampaikan bahwa sekitar 9.000 aparatur sipil negara (ASN) diterjunkan untuk melakukan verval di 20 kecamatan sejak 26 Maret hingga 20 April. “Seluruh proses pelayanan tetap berjalan normal. Verval ini juga menjadi sarana Pemkab hadir mendengarkan masukan warga sekaligus mempertajam kepekaan sosial aparatur,” jelasnya.
Dengan data yang semakin jelas dan terukur, program pembangunan di tingkat provinsi maupun kabupaten diharapkan lebih terarah, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Emil berharap praktik baik Pemkab Tuban dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Jawa Timur.








