Ia juga mengingatkan pentingnya berserah diri kepada Tuhan atas musibah yang terjadi. Meski berat, menurutnya, ikhlas dan tawakal menjadi kekuatan utama dalam menghadapi situasi seperti ini. “Mari kita sama-sama berdoa agar tidak ada lagi kejadian serupa,” tambahnya.
Pemkab Sidoarjo, lanjut Mimik, telah menyiapkan layanan pendampingan psikologis bagi para korban dan keluarga yang terdampak. Pendampingan ini dinilai penting untuk membantu mereka pulih secara mental dari trauma yang dialami.
“Kami sudah siapkan tim psikolog untuk mendampingi korban di rumah sakit maupun keluarga yang masih menunggu di lokasi,” jelasnya.








