Sementara di rumah Sugiyono, tak hanya masalah struktur bangunan, ketiadaan fasilitas MCK yang layak juga menjadi perhatian utama. Situasi ini dianggap berisiko terhadap kesehatan keluarga, apalagi dengan keterbatasan ekonomi yang dimiliki penghuni.
Menanggapi kondisi tersebut, Wabup Sidoarjo menegaskan bahwa proses renovasi akan segera dimulai. “Kami tidak hanya melihat, tapi juga memastikan ada tindak lanjut. Bantuan renovasi untuk kedua rumah akan segera direalisasikan,” katanya.
Ia menambahkan, program perbaikan RTLH merupakan bagian dari visi besar Pemkab Sidoarjo dalam menciptakan pemukiman yang manusiawi. Kunci keberhasilannya, menurut Mimik, terletak pada sinergi antar pemangku kepentingan serta partisipasi aktif warga.








