Sebagai bentuk pengawasan berlapis, Wabup juga meminta Inspektorat Kabupaten Sidoarjo untuk turut memantau jalannya proyek. Ia berharap dalam sisa waktu dua bulan ke depan, progres pengerjaan dapat dipercepat tanpa mengabaikan kualitas.
“Saya mohon kerja sama dari Inspektorat untuk ikut mengawasi. Ini proyek strategis yang menyangkut kepentingan publik,” pintanya kepada Kepala Inspektorat Sidoarjo, Andjar Surjadianto.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Bahrul Amig, menyampaikan optimisme bahwa proyek akan selesai sesuai jadwal. Meski saat ini terdapat deviasi progres sekitar 8 persen, ia memastikan hal tersebut tidak akan menghambat target penyelesaian.
“Target kami, pertengahan November nanti progres sudah mencapai 85 persen. Bahkan kami dorong agar akhir November bisa tembus 99 persen,” jelas Amig.








