“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari KPPS dan Panwaslu yang menggunakan reog dan kuda dalam pendistribusian logistik pemilu. Ini merupakan cara yang kreatif dan edukatif untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pesta demokrasi, sekaligus melestarikan seni budaya Ponorogo,” ujar Anton, Selasa (13/2/2024).
Anton menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan pengamanan yang optimal untuk menjamin kelancaran dan keamanan pendistribusian logistik pemilu.
Ia berharap, tidak ada kendala yang mengganggu proses pemilu di wilayahnya.








