“Kita membutuhkan pengurus koperasi yang memiliki jiwa kewirausahaan dan siap bertransformasi demi meningkatkan ekonomi desa,” tambahnya.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Tuban, Agus Wijaya, mengungkapkan bahwa pertumbuhan koperasi di Tuban terus menunjukkan tren positif. Hingga Triwulan I 2025, jumlah koperasi aktif meningkat menjadi 679 unit, dibandingkan 644 unit pada tahun 2023. Nilai aset pun mengalami kenaikan signifikan dari Rp585 miliar pada 2021 menjadi Rp781 miliar pada 2024.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, Pemkab Tuban, dan potensi besar yang dimiliki masyarakat desa, program Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat menjadi model keberhasilan dalam penguatan ekonomi lokal, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Kementerian Koperasi RI, Wakil Bupati Tuban, Kepala Diskopumdag Tuban, Camat Rengel dan Forkopimka, Pemdes dan BPD Rengel, penggerak koperasi, tokoh masyarakat, serta perwakilan BUMDes. [J2]








