Tuban Fair menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas. Ajang ini sekaligus menjadi barometer kualitas produk lokal, termasuk tantangan dan peluang pengembangannya agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Menurut Budi Wiyana, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bagi pemerintah daerah. “Kami ingin mengetahui sejauh mana keberhasilan program pembangunan dan kualitas layanan publik. Masukan masyarakat akan menjadi bahan perbaikan demi percepatan roda perekonomian dan peningkatan kesejahteraan,” jelasnya.
Kepala Diskopumdag Tuban, Gunadi, menyebutkan jumlah stan yang berpartisipasi mencapai 150 stan, terdiri dari OPD Pemkab, instansi vertikal, BUMD/BUMN, perbankan, dunia pendidikan, serta UMKM.








