Sebelum program dijalankan, Satgas TMMD bersama pemerintah desa telah melakukan pendataan dan survei kelayakan terhadap calon penerima bantuan. Proses ini meliputi pengecekan kondisi bangunan, jumlah penghuni, serta tingkat kebutuhan perbaikan. “Kami ingin memastikan bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” terang Sigit, anggota Satgas TMMD lainnya.
Salah satu penerima manfaat adalah pasangan suami istri Lusi dan Budi, warga setempat yang tinggal bersama dua anaknya. Kondisi rumah mereka sebelumnya sangat memprihatinkan — atap bocor, dinding retak, dan lantai tidak rata — sehingga aktivitas sehari-hari terganggu, terutama saat musim hujan.
Dengan mata berkaca-kaca, Lusi menyampaikan rasa haru dan syukurnya saat menyaksikan rumahnya mulai direnovasi. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI. Anak-anak kami sekarang bisa tidur tenang tanpa takut kehujanan,” ungkapnya dengan penuh haru.








